<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Site For beginer Blogger &#187; singapura</title>
	<atom:link href="http://bookrey.web-koe.com/tag/singapura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bookrey.web-koe.com</link>
	<description>Blogging For Success</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Aug 2011 21:20:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Andre Surya-kerja di Hollywood bagian Light effect</title>
		<link>http://bookrey.web-koe.com/2010/06/12/andre-surya-kerja-di-hollywood-bagian-light-effect/</link>
		<comments>http://bookrey.web-koe.com/2010/06/12/andre-surya-kerja-di-hollywood-bagian-light-effect/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 23:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[andre surya]]></category>
		<category><![CDATA[asli indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[computer graphic]]></category>
		<category><![CDATA[effects film]]></category>
		<category><![CDATA[film film]]></category>
		<category><![CDATA[film indiana jones]]></category>
		<category><![CDATA[industrial light and magic]]></category>
		<category><![CDATA[lucasfilm]]></category>
		<category><![CDATA[lucasfilm singapore]]></category>
		<category><![CDATA[singapura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bookrey.web-koe.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Penggemar film atau bukan, hampir semua orang mengenali judul film-film box office di atas. Tapi tahukah Anda bahwa salah satu yang ikut “bertanggung jawab” atas kecanggihan special effects film-film tersebut adalah seorang anak muda asli Indonesia? Andre Surya Perkenalkan, Andre Surya. Namanya muncul di kredit film Iron Man, Star Trek, Terminator Salvation, Transformers: Revenge of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 679px">somewhere in the sky<img title="http://www.3dk.org/images/media/artgallery/resized/Somewhere-in-the-Sky_34a.jpghttp://www.3dk.org/images/media/artgallery/resized/Somewhere-in-the-Sky_34a.jpg" src="http://www.3dk.org/images/media/artgallery/resized/Somewhere-in-the-Sky_34a.jpg" alt="http://www.3dk.org/images/media/artgallery/resized/Somewhere-in-the-Sky_34a.jpg" width="669" height="490" /><p class="wp-caption-text">http://www.3dk.org/images/media/artgallery/resized/Somewhere-in-the-Sky_34a.jpg</p></div>
<p>Penggemar film atau bukan, hampir semua orang mengenali judul film-film  box office di atas. Tapi tahukah Anda bahwa salah satu yang ikut  “bertanggung jawab” atas kecanggihan special effects  film-film tersebut  adalah seorang anak muda asli Indonesia?</p>
<p><strong>Andre Surya</strong></p>
<p>Perkenalkan, Andre Surya.<br />
Namanya muncul di kredit film Iron Man, Star Trek, Terminator Salvation,  Transformers: Revenge of the Fallen, dan Iron Man 2, sebagai Digital  Artist. Dia juga terlibat dalam pengerjaan film Indiana Jones and the  Kingdom of the Crystal Skull, Surrogates, dan Transformers: Revenge of  the Fallen.</p>
<p><span id="more-268"></span></p>
<p>Pria kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1984 ini adalah satu-satunya digital  artist asal Indonesia di divisi Industrial Light and Magic (ILM)  Lucasfilm Singapore. Lucasfilm sendiri adalah salah satu production  company tersukses di dunia, yang didirikan tahun 1971 oleh George Lucas,  sutradara Star Wars.</p>
<p>Pria yang kini berdomisili di Singapura ini sekarang sedang sibuk  mengerjakan proyek film besar yang rencananya akan dirilis dalam waktu  dekat.</p>
<p><strong>Coba ceritakan siapa itu Andre Surya.</strong><br />
Saya lahir di Jakarta, 1 Oktober 1984. Lahir dan dibesarkan di kota ini.  Selain hobi main bola, saya juga punya ketertarikan di bidang 3D. Saat  ini saya single dan tinggal di Singapore, bekerja di divisi Industrial  Light and Magic Singapore di bawah Lucasfilm Singapore.</p>
<p><strong>Belajar 3D dari mana?</strong><br />
Saya dulu kuliah di Untar, ambil jurusan Desain Komunikasi Visual. Tapi  kemudian saya dapat kesempatan untuk kerja di Polaris 3D, sebuah  perusahaan advertising and architectural visualization di Jakarta.  Setelah itu saya memutuskan untuk terus bekerja dan nggak melanjutkan  studi saya di Untar. Jadi saya di Untar cuma satu tahun, terus lanjut ke  Kanada untuk ambil diploma di bidang Film and Special Effects di  Vanarts, sebuah sekolah film di Vancouver. Tapi sebagian besar  pengetahuan dan keterampilan 3D justru saya pelajari sendiri tanpa  training dan sekolah. Saya udah mulai mempelajari Computer Graphic sejak  kelas 1 SMA. Jadi kalo dihitung, kira-kira 10 tahun yang lalu.</p>
<p><strong>Apa aja prestasi yang udah pernah kamu capai?</strong><br />
Saya beberapa kali memenangkan penghargaan, baik lokal maupun  internasional. Contohnya, gambar buatan saya yang berjudul Somewhere in  the Sky pernah ditampilkan di CGOVERDRIVE, konferensi Computer Graphic  terbesar di Asia. Gambar itu juga memenangkan Excellence Award di buku  Elemental 2 terbitan Ballistic Publishing dan Best Artwork Awards di  Indocg Showoff Book, sebuah buku kumpulan CG art Indonesia. Lalu gambar  saya yang berjudul City of Enhasa juga memenangkan juara satu di Future  World Contest di <a href="http://www.3dkingdom.org/" target="_blank">www.3dkingdom.org</a></p>
<p><strong>Jelaskan dong seperti apa pekerjaan seorang digital artist.</strong><br />
Digital artist mengerjakan banyak hal seperti modelling, layout,  lighting, dan compositing.<br />
Modelling itu proses pembuatan model itu sendiri, seperti mobil, robot,  dan sebagainya. Layout itu proses matching camera CG (computer graphics)  dengan background aslinya. Lighting itu proses kreatif agar 3D yang  di-produce terlihat menarik dan menyatu dengan background-nya aslinya  dalam scope posisi cahaya. Sedangkan compositing itu proses penyatuan  semua elemen yang ada.</p>
<p>Di dalam sebuah film, rata-rata ada lebih dari 70 orang digital artist,  terutama bila film itu skala besar, seperti Iron Man 2. Saya bekerja  dalam tim yang masing-masing punya skill dan role sendiri.</p>
<p><strong>Apa yang membuat kamu tertarik untuk bekerja di bidang ini?</strong><br />
Karena ini hobi saya. Saya suka banget mengerjakan 3D dan saya juga dari  dulu memang ingin bekerja di industri film. Buat saya ini adalah  pekerjaan impian. Waktu masih kuliah, kadang-kadang saya mengkhayal  bagaimana rasanya mengerjakan visual effects untuk sebuah film besar dan  melihat nama kita muncul di credit title film itu. Sekarang semuanya  udah benar-benar terwujud.  It’s simply a dream come true!</p>
<p><strong>Apa film pertama yang kamu kerjakan?</strong><br />
Proyek feature film pertama saya itu Iron Man. Film ini juga yang saya  anggap sebagai batu loncatan. Di situ saya ngerjain bagian lighting saat  Iron Man terbang pertama kali.</p>
<p><strong>Bagaimana ceritanya sampai bisa bekerja untuk Lucasfilm?</strong><br />
Ceritanya lumayan panjang sih, dan nggak gampang juga. Sederhananya  begini deh. Sejak wawancara pertama sampai akhirnya saya diterima kerja  di Lucasfilm itu membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Awalnya saya  wawancara di Ottawa, Kanada, lalu wawancara lewat telepon oleh Lucasfilm  Singapore, lalu ada wawancara kedua, dan baru setelah itu lah saya  dikabari bahwa saya diterima.</p>
<p><strong>Waktu itu memang melamar ke Lucasfilm?</strong><br />
Saya ngelamar di Lucasfilm US sewaktu saya sudah lulus sekolah tapi  dikarenakan visa kerja US yang cukup sulit dan mereka membuka studio di  Singapore maka saya ditransfer kesana. Ada beberapa orang Indo yang  kerja di Lucasfilm Singapore, terutama di bidang IT, games, dan TV  series, tapi di bidang Visual effects untuk feature film (ILM),  artistnya sekarang ini hanya saya satu-satunya yang orang Indonesia.</p>
<p>Somewhere in the Sky, gambar Andre yang banyak memenangkan penghargaan.</p>
<p><strong>Apa keterampilanmu yang paling dibanggakan?</strong><br />
Saya paling suka lighting, dan and I feel that it’s my best skill.</p>
<p><strong>Dari semua film yang pernah kamu kerjakan, yang mana yang paling  berkesan?</strong><br />
Yang paling exciting adalah Transformers: Revenge of the Fallen, soalnya  sebagian besar tugas saya di proyek itu adalah mengerjakan lighting.</p>
<p><strong>Apa suka dan duka yang dialami sebagai digital artist?</strong><br />
The best part is, kamu melakukan hal yang paling kamu sukai, dan dibayar  untuk itu. Plus, melihat nama kita terpampang di credits sebuah feature  film ternama itu benar-benar hal yang tak ternilai. Kekurangannya…,  jujur aja saya nggak bisa menemukan apa nggak enaknya jadi digital  artist. Jadi jawabannya: there is no worst part of being digital artist  for me.</p>
<p><strong>Apa film favorit kamu?</strong><br />
Sampai saat ini sih Avatar masih jadi film favorit saya. Secara  teknologi juga film ini yang menurut saya paling oke. Saya ingin suatu  hari nanti bisa terlibat dalam proyeknya James Cameron.<br />
<strong><br />
Saat ini 3D sedang jadi trend di industri film. Menurut kamu, sampai  berapa lama ini akan bertahan?</strong><br />
Saya rasa 3D akan bertahan cukup lama dan masih akan jadi trend hingga  10 tahun ke depan, atau bahkan lebih.</p>
<p><strong>Menurut kamu, mungkinkah filmmaker Indonesia membuat film 3D dengan  kualitas baik?</strong><br />
Saya yakin bisa. Saya sendiri kenal beberapa orang Indonesia yang sangat  berbakat dan skill mereka juga bertaraf International. Mereka bekerja  di perusahaan-perusahaan besar di bidang 3D di luar negeri. Kalau saja  mereka semua balik ke Indonesia dan membuka satu perusahaan dengan  kualitas standard International, dengan bakat dan skill yang mereka  punya, saya rasa sangat memungkinkan bila Indonesia menghasilkan  film-film dengan kualitas standard International.</p>
<p>*Ingin tahu lebih banyak tentang Andre Surya? Sila cek situs pribadi  Andre Surya di <a href="http://www.as07.com/" target="_blank">http://www.as07.com</a> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bookrey.web-koe.com/2010/06/12/andre-surya-kerja-di-hollywood-bagian-light-effect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

